Download kitab pdf terlengkap AswajaPedia Klik di sini

Wanita sholihah adalah perhiasan terindah dunia


Hai Muslimah .....!!!

Rasa malu dalam dirimu adalah mahkota yang bertahta dalam singgasana keimanan yang menjadikan dirimu seorang Putri keAnggunan disepanjang zaman.

Hai Muslimah .....!!!

Budi pekerti dalam dirimu adalah perhiasan yang paling berharga dalam keimanan yang menjadikan dirimu seorang Ratu suri tauladan disepanjang zaman.


Malu…, sederhana sekali hanya empat kata namun penuh makna, malu mungkin saat ini telah hilang sedikit demi sedikit dari kaum hawa. Mungkin dulu perempuan tidak maju karena adanya malu yang membuahkan rasa kurang Pe-De. Namun, belakangan ini Pe-De yang ditanamkan pada remaja-remaja masa kini justru melampaui batas-batas kepantasan yang menjual muru`ah. Jika dulu jarang kita temui perempuan – perempuan Indonesia dengan dandanan atau hiasan yang kurang sopan. Yang meng-exploer tubuhnya dengan kebanggan budaya-budaya barat yang tidak ber-etika. Yang menyenangkan musuh terbesar manusia untuk ikut menempati ruang laknatnya. Nabi bersabda :

" صِنفان من أهل النار لم أرهما قومٌ معهم سِيَاط كأذناب البَقَر يضربون بها الناس ونساءٌ كاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاتٌ مائلات رؤوسهن كأَسْنِمة البُخْتِ المائلة لا يدخلن الجنة ولا يجدن رِيحها وإن ريحها ليوجد من مسيرة كذا وكذا "

 “ Dua golongan yang termasuk ahli neraka yang tak pernah aku lihat 1.  Kaum yang mempunyai cemeti-cemeti seperti ekor lembu yang mereka pakai untuk memukul orang. 2.  wanita-wanita yang berpakaian telanjang berjalan berlenggang lenggok, yang menyimpang dari perintah Allah S.W.T. dan mengajar orang yang berbuat seperti mereka, sanggul di kepalanya seperti bonggol atau punuk unta yang gila, mereka tidak akan masuk syurga malah tidak dapat mencium bau syurga. Sedangkan bau syurga itu dapat dicium baunya dalam jarak perjalanan sekian-sekian”.

Ketahuilah bahwa berhias pada dasarnya memang disunnahkan selama tidak bertentangan dengan syara`, karena berhias terkadang memang menjadi suatu kebutuhan seperti saat beribadah memakai wewangian namun dengan garis bawah bukan di samping laki-laki yang bukan mahramnya, atau bersolek dengan secantik mungkin untuk menyenagkan hati suami. Bahkan islam memiliki aturan tersendiri bagaimana seorang perempuan harus berpakaian dan berhias yang menampilkan perempuan - perempuan islam penuh keanggunan, kewibawaan dan penuh sopan santun dengan pakaian yang menutup seluruh auratnya dan hiasan sekedarnya secara wajar dan tidak berlebihan. Dan penampilan perempuan tidak hanya berpatokan dengan gaya sehingga harus menampilkan kemewahan yang tidak ada manfaatnya dan hanya sebagai kepuasan hati saja. Percayalah anda sebagai perempuan islam dengan pakaian anda yang sopan adalah lebih dari jubah kehormatan yang tak ternilai harganya dan penampilan anda yang hanya bermodal senyum manis sebagai penghias bibir adalah lebih dari sebuah lipstick mewah yang menyenangkan hati sekitarnya. Perempuan muslimah dengan baju kebanggaan yang menutup aurat dan hiasan senyum di bibir sangatlah anggun tampa harus mengenakan baju mewah dan make up mahal seperti yang ditawarkan budaya - budaya barat. Dan demikian tak lain adalah peninggalan – peninggalan kaum jahiliyah.

Coba pertimbangkan 1. Perempuan dengan baju kurung / jubah dan menutup kepalanya dengan kerudung serta menghiasi dirinya hanya dengan senyuman dan sikap lemah lembut. 2. Wanita dengan pakaian pres body yang membentuk tubuh indahnya serta menghiasi dirinya dengan pernak-pernik mewah dan assesories yang menurut mereka sangat elegan. Manakah yang lebih anggun bersahaja dan lebih pantas untuk dihargai menurut pandangan mata normal ? Meski yang kedua memang terlihat gaya dan glamour namun disana jauh dari norma-norma kesopanan yang mengundang nafsu kesetanan. Perhatikan hadits berikut :

الدنيا متاع وخير متاعها المرأة الصالحة

Perempuan adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah mar`ah sholihah.

Hadits diatas dapat kita jadikan sebagai wacana bahwa perempuan  dengan sendirinya sudah merupakan perhiasan meski tampa berhias dengan make-up terlampau banyak atau bahkan pakaian terlalu menyolok. Islam mengatur bagaimana perempuan berhias dan berpakaian. Dengan batasan yang sopan dan tidak terlalu menyolok (berlebih-lebihan). Dengan artian melewati batas yang wajar dalam menikmati yang halal.  Berhias secara berlebih-lebihan cenderung kepada sombong dan bermegah-megahan yang sangat tercela dalam Islam. Setiap muslim dan muslimat harus dapat menjauhkan diri dari hal-hal yang dapat menyebabkan kesombongan, baik dalam berpakaian maupun dalam berhias bentuk yang lain. Memoles wajah dengan bahan make-up terlampau banyak serta menggunakan perhiasan emas pada leher, kedua tangan dan kedua kaki secara mencolok termasuk berlebih-lebihan. Perbuatan yang demikian itu tidak lain adalah bermaksud untuk menarik perhatian pihak lain, terutama lawan jenisnya.  Lalu bagaimana mungkin seorang perempuan bisa terjaga kehormatannya dengan sempurna sedang dirinya sendiri mengundang mata penuh nafsu untuk menatapnya sebagai perempuan penuh pesona. Yang memicu timbulnya rasa kurang aman dan nyaman. Karena pakaian wanita adalah termasuk pelindung paling utama dan jika ia membuka pakaian mereka maka terbuka jugalah pelindung mereka nabi bersabda :

أيَّمَا امْرَأَةٍ وَضَعَتْ ثِيَابَهَا فِي غَيْرِ بَيْتِ زَوْجِهَا، فَقَدْ هَتَكَتْ سِتْرَ مَا بَيْنَهَا وَبَيْنَ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ

Siapa saja diantara wanita yang menanggalkan pakaiannya diselain rumah suaminya maka ia telah mengoyak tirai pelindung antara dirinya dengan Allah Azza Wajall.

Maka sangatlah tidak heran jika akhir-akhir ini banyak pelecehan terhadap kaum perempuan yang pemicu utamanya adalah dari perempuan itu sendiri dengan dandanan dan hiasan ditambah pakaian yang super tidak sopan, benar memang jika mungkin dalam hal ini anda sebagai perempuan sepenuhnya tidak mau menerima jika pelecehan tersebut hanya disebabkan oleh kenyelnehan dalam berpenampilan karena sebagaian besar perempuan sudah menganggap biasa dengan budaya penampilan tidak sopan namun mengutuk hasrat si pemandang. Ironis memang jika peraturan syari`at yang justru mengangkat martabat perempuan harus dianggap sebagai deskriminasi perempuan.

Islam dengan indahnya menata bagaimana perempuan harus memakai pakaian yang tidak pres body dan menampakkan kulitnya agar tak ada tangan – tangan kotor yang dengan jahilnya mencolek-colek tubuh perempuan bagai jajan jalanan, Tidak menggunakan parfum yang mengundang gairah hidung belang dan juga tidak mengenakan perhiasan dengan segala model dan pernak-perniknya agar tidak mengundang iri atau penyakit hati pemerhatinya, dalam hal ini sangatlah tidak etis jika anda harus mengatakan “siapa yang menyuruhnya iri hati” namun alangkah baiknya sebagai muslimah sejati andalah yang harus menahan diri untuk tidak menyebar virus yang menyakiti hati. Karena pada dasarnya perhiasan dalam arti kata mempercantik diri adalah sebuah tujuan agar orang lain merasa senang memandang, Maka bagaimana mungkin justru akan dibuat sebagai ajang pamer dan sombong. Maka alang indahnya jika perempuan mau menerapkan ajakan islam agar tetap terjagai derajat kemulyaan wanita seperti yang telah dijunjung oleh Nabi Muhammad SAW. Islam memperlakukan perempuan bagai seorang ratu yang keluar harus dikawal berpakaian menggunakan pakaian yang anggun bersahaja dan bersolek hanya dirumahnya. Agar tidak terjadi fitnah yang tidak diinginkan karena baiknya sekitar kita tergantung bagaimana baiknya perempuan disekitarnya seperti halnya rusaknya sekitar kita pemicu utamanya hanya karena wanita. Seperti dalam hadits nabi :

إذا صلحت المرأة صلحت البلاد وإذا فسدت المرأة فسدت البلاد

Semua orang ingin terlihat cantik dan menarik, namun cantik dan menarik tidak hanya bias kita terapkan dengan bentuk tubuh yang indah pakaian yang serba mewah make up yang menyolok ataupun assesories yang glamour dengan kebutuhan biaya yang super mahal namun cukup akhlaqul karimah sebagai jubah termewah senyum keanggunan sudah lebih dari sekedar kemewahan yang penuh keanggunan maka biarkan Budaya islam yang indah itu menjadi milik anda yang paling berharga sebagai mar`ah sholihah perhiasan terindah dunia. Selamat menjadi bidadari bumi! والله اعلم

Post a Comment

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.