Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2012

DOA HARIAN DARI SEGALA MACAM PENYAKIT DOA SELAMAT AGAR TIDAK BUTUH DOKTER SELAMANYA

Ini adalah Doa dari Imam Syafi'i atau Ruqiyah untuk segala macam penderita sakit, bisa di baca sendiri kapanpun, setelah habis sholat, pagi sore atau minta di bacakan orang lain untuk dirinya. بسم الله الرحمن الرحيم وبالله ولاحول ولاقوة إلا بالله العلي العظيم أسكن أيهالوجع سكنتك بالذي يمسك السماء أن تقع على الأرض إلا بإذنه إن الله بالناس لرؤوف الرحيم (Bismillahir Rohmanir Rohim wa Billah wa la Haula wa La Quwwata illa billahil ‘aliyyil \adhim, Uskun Ayyuhal Waja’u Sakantuka Yumsikus Sama-a an Taqo’a ‘alal Ardli illa biIdznihi Innallaha Binnasi la Roufur Rahim) “Dg Nama Allah Al Rahman dan Al Rahim dan Dengan Allah dan tiada daya dan upaya kecuali dg Izin Allah Yang Maha Luhur dan Maha Agung, Tenanglah wahai rasa sakit, aku menenangkanmu dg Dzat yg menahana Langit agar tidak jatuh ke Bumi kecuali atas IzinNya, sesungguhnya Allah Maha Sayang dan berbelas kasihan terhadap Manusia” بسم الله الرحمن الرحيم وبالله ولاحول ولاقوة إلا با لله العلي العظيم أسكن أيها الوجع سكنتك بالذ...

ANTARA FIDYAH DAN HUTANG PUASA RAMADAN

Dari Abu Hurairah radliyallâhu anhu, bahwa Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda, مَنْ أَفْطَرَ يَوْمًا مِنْ رَمَضَانَ مِنْ غَيْرِ عُذْرٍ وَلا مَرَضٍ ، لَمْ يَقْضِهِ صِيَامُ الدَّهْرِ وَإِنْ صَامَهُ ﴿رواه البخاري﴾ Barangsiapa tidak berpuasa sehari dari bulan Ramadan, tanpa ada halangan dan bukan karena sakit, maka tidak bisa diganti (pahalanya) dengan qadla’ puasa setahun, meski dia melakukannya (HR. Bukhari) *********** Beberapa saat lagi, Ramadan tiba. Bulan penuh berkah yang dinantikan kaum muslimin sedunia itu sudah semestinya kita sambut dengan kegembiraan dan semarak ibadah. Dan yang juga penting adalah membekali diri dengan pengetahuan fiqhiyyah tentang ibadah terkait dengan bulan agung tersebut. Ada hal-hal yang musti kita periksa sebelum Ramadan kita jalani. Diantaranya adalah memastikan bahwa kita tidak memiliki tanggungan kewajiban qadla’ puasa dari Ramadan tahun lalu. Sebagaimana ibadah-ibadah lain yang memiliki ketentuan batas waktu, seperti halnya sh...

Niat Mandi Besar Dan Tata Caranya

Mandi wajib atau janabah, atau junub adalah mandi yang dilakukan ketika kita mengalami mimpi basah atau habis bersenggama. Nah, pada saat seperti inilah kita diwajibkan untuk mandi wajib/janabah/mandi besar. Namun tidak seperti mandi biasa,mandi besar ini harus diperhatikan niyat dan tata caranya, berikut niyat mandi wajib atau mandi besar dan tata caranya: Niya t mandi besar atau mandi jinabat itu seperti niyat niyat dalam ibadah yang lain, yaitu di dalam hati, adapun kalimat niyatnya adalah: 1. NAWAITUL GHUSLA LIRAF'IL HADATSIL AKBAR MINAL JANABATI FARDLON LILLAHI TA'ALA 2. NAWAITUL GHUSLA LIRAF'IL HADATSIL AKBAR MINAL HAIDI FARDLON LILLAHI TA'ALA 3. NAWAITU GHUSLA LIRAF'IL HADATSIL AKBAR MINAN NIFASI FARDLON LILLAHI TA'ALA Jika mandi besar disebabkan junub (Mimpi basah, keluar mani, senggama) maka niyat mandi besarnya adalah: “Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta’ala” Jika mandi besarnya disebabkan karena...