Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2016

ALLAH SWT AKAN MENJAGA AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH

Gambar
ALLAH SWT AKAN MENJAGA AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH الفصل الخامس من فصول هذا الباب فى بيان عصمة الله اهل السنة عن تكفير بعضهم بعضا ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﻻ ﻳﻜﻔِّﺮ ﺑﻌﻀﻬﻢ ﺑﻌﻀﺎ، ﻭﻟﻴﺲ ﺑﻴﻨﻬﻢ ﺧﻼﻑ ﻳﻮﺟﺐ ﺍﻟﺘﺒﺮِّﻱ ﻭﺍﻟﺘﻜﻔﻴﺮ. ﻓﻬﻢ ﺇﺫﻥ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺠﻤﺎﻋﺔ ﺍﻟﻘﺎﺋﻤﻮﻥ ﺑﺎﻟﺤﻖ، ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻳﺤﻔﻆ ﺍﻟﺤﻖَّ ﻭﺃﻫﻠَﻪ، ﻓﻼ ﻳﻘﻌﻮﻥ ﻓﻲﺗﻨﺎﺑﺬ ﻭﺗﻨﺎﻗﺾ، ﻭﻟﻴﺲ ﻓﺮﻳﻖ ﻣﻦ ﻓﺮﻕ ﺍﻟﻤﺨﺎﻟﻔﻴﻦ ﺇﻻﻭﻓﻴﻬﻢ ﺗﻜﻔﻴﺮ ﺑﻌﻀﻬﻢ ﻟﺒﻌﺾ، ﻭﺗﺒﺮِّﻱ ﺑﻌﻀﻬﻢ ﻣﻦ ﺑﻌﺾ،ﻛﺎﻟﺨﻮﺍﺭﺝ، ﻭﺍﻟﺮﻭﺍﻓﺾ، ﻭﺍﻟﻘﺪﺭﻳﺔ، ﺣﺘﻰ ﺍﺟﺘﻤﻊ ﺳﺒﻌﺔ ﻣﻨﻬﻢ ﻓﻲ ﻣﺠﻠﺲ ﻭﺍﺣﺪ ﻓﺎﻓﺘﺮﻗﻮﺍ ﻋﻦ ﺗﻜﻔﻴﺮ ﺑﻌﻀﻬﻢ ﺑﻌﻀﺎً، ﻭﻛﺎﻧﻮﺍ ﺑﻤﻨﺰﻟﺔ ﺍﻟﻴﻬﻮﺩ ﻭﺍ ﻟﻨﺼﺎﺭﻯ ﺣﻴﻦ ﻛﻔَّﺮ ﺑﻌﻀﻬﻢ ﺑﻌﻀﺎ ﺣﺘﻰ ﻗﺎﻟﺖ ﺍﻟﻴﻬﻮﺩ: )ﻟﻴﺴﺖ ﺍﻟﻨﺼﺎﺭﻯ ﻋﻠﻰ ﺷﻲﺀ، ﻭﻗﺎﻟﺖِ ﺍﻟﻨﺼﺎﺭﻯ ﻟﻴﺴﺖ ﺍﻟﻴﻬﻮﺩُ ﻋﻠﻰ ﺷﻲﺀ (]ﺳﻮﺭﺓ ﺍﻟﺒﻘﺮﺓ / ﺍﻵﻳﺔ 113:[. ﻭﻗﺎﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺳﺒﺤﺎﻧﻪ ﻭﺗﻌﺎﻟﻰ: )ﻭﻟﻮ ﻛﺎﻥ ﻣﻦ ﻋﻨﺪِ ﻏﻴﺮِ ﺍﻟﻠﻪِ ﻟﻮﺟﺪُﻭﺍ ﻓﻴﻪ ﺍﺧﺘﻼﻓﺎً ﻛﺜﻴﺮﺍً( ] ﺳﻮﺭﺓ ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ/ ﺍﻵﻳﺔ82: ] . Ahlussunnah Wal Jamaah itu tidak mudah mengkafirkan sebagian mereka atas sebagian yang lain dan di antara mereka tidak ada perbedaan yang menjadikan mereka berlepas diri dan saling mengkafirkan, maka mereka Ahlussunnah adalah Aqidah berdiri di atas kebenaran, dan ...

Mari Bermadzhab, Agar Pemahaman Islam Tidak Tersesat

Gambar
Pada sa’at ini semakin banyak orang yang merasa mereka lebih hebat dibandingkan ulama ulama dahulu. Mereka mencoba menebarkan slogan untuk tidak bermadzhab, tetapimengambil hukum dari al-Qur`an dan Sunnah secara langsung. Slogan (semboyan = perkataan) berhukum al-Qur’an dan hadits benar tetapi memiliki tujuan yang salah, dan akan menghasilkan kesalahan yang besar. Adapun diantara dalil-dalil yang diucapkan oleh mereka yang anti madzhab ialah: 1 – Rasulullah tidak pernah memerintahkan kita untuk bermadzhab, bahkan memerintahkan kita mengikuti sunnahnya. 2 – al-Qur`an dan Sunnah sudah cukup menjadi dalil dan hukum sehingga tidak di perlukan lagi Madzhab-madzhab. 3 – Madzhab-madzhab itu bid`ah karena tidak ada pada zaman Rasul. 4 – Seluruh ulama Madzhab seperti Imam Syafi`i melarang orang-orang mengikuti mereka dalam hukum. 5 – Bermadzhab dengan madzhab tertentu berarti telah menolak sunnah Nabi Muhammad SAW. 6 – Pada Zaman sekarang su...

PADANG MAHSYAR DALAM SYAFA’AT NABI MUHAMMAD SAW

Gambar
Para Rosul Tidak Mampu Memberikan Syafa’at Kepada Umatnya Dari Abu Hurairah Ra berkata: Rasulullah Saw suatu hari diberi daging, kepada beliau dihidangkan paha depan. Bagian ini sangat beliau sukai. Beliau kemudian menggigit dan memakannya kemudian bersabda: Saya adalah pembesar (Sayyid) seluruh ummat manusia pada hari Qiyamat. Tahukah kalian semua dengan apa (bagaimana) itu? Pada saat itu Allah SWT mengumpulkan ummat manusia dari yang pertama hidup sampai yang terakhir di hamparan padang terbuka. Suara yang menyeru bisa terdengar oleh mereka semuanya. Mata pengawas juga bisa menjangkau mereka semuanya. Matahari didekatkan sampai seluruh manusia mendapat paparan kesulitan dan kesakitan yang tak tertanggungkan. Maka sebagian manusia berkata: Apakah kalian tidak mempunyai pendapat terhadap masalah ini? Apakah kalian tidak memikirkan terhadap apa yang menimpa kalian semua? Tidakkah kalian semua mencari siapa yang bisa memberi syafaat kepada kamu sekalian terhadap Tuhan kalian...

"Kullu" Itu Ada Dua (Edisi Mantiq - Sulamul Munawruq)

Gambar
"Kullu" Itu Ada Dua (Edisi Mantiq - Sulamul Munawruq) فَصْلٌ في بَيانِ الكُلِّ والكُلِّيَّةِ وَالجُزْءِ وَالجُزْئِيَّةِ الكُلُّ حُكْمُـنـا عَلى المَجْمُــوعِ *** كَكُــــلِّ ذاكَ لَيْـسَ ذا وُقُـوعِ وَحَيْـثُـــمـا لِكُلِّ فَــرْدٍ حُكِـــمـا *** فَإِنَّهُ كُـلِّـيَّـةٌ قَـدْ عُلِمـــــــــــا وَالحُكْم لِلْبَعْضِ هُوَ الجُزْئِيّـَـهْ *** وَالجُــــزْءُ مَعْرِفَتُـهُ جَلِيـــَّـهْ Kullu itu kita hukumkan untuk majmu’ (sebagian atau sekelompok) *** seperti ‘Sebagian itu tidak pernah terjadi’. Dan jika kita hukumkan untuk tiap-tiap satuan *** maka dia adalah kulliyyah (jami’atau keseluruhan) yang sudah dimaklumi 1. Kullu majmu’ adalah kullu yang berarti sebagian atau sekumpulan, bukan berarti setiap atau keseluruhan. Dialah yang dimaksud dengan bab: Kulli. Contoh : كُلّ رَجُل مِن بِنى تَمِيْم يحمِل الَصُّخْرَةً الْعَظيْمَةً ‘Sebagian atau sekumpulan orang dari bani Tamim membawa batu yang besar’. 2. Sedangkan Kullu jami’ adalah kullu yang berarti set...

Ternyata Aqidah Salafi Wahabi Berhujjah dengan Matan Hadits Idhthirab (Guncang)

Gambar
Hadits Jariyah dalam Pandangan Ulama Salaf dan kholaf Hadits Jariyah sebelumnya sering dijadikan hujjah oleh kaum Murjiah (aliran Islam sempalan) untuk menetapkan keimanan hanya cukup dengan pengakuan saja tanpa amal. Dan sekarang hadits Jariyah ini pun menjadi hujjah andalan kaum sufahaa ul ahlaam (wahabi salafi) untuk menetapkan keberadaan Allah di langit. Inti persamaannya adalah aliran sempalan selalu menjadikan hadits tersebut sebagai hujjah atas ajaran bathil mereka, dan yang menentang ihtijaj (cara berhujjah) mereka adalah selalu kaum Ahlus sunnah wal jama’ah yang mencontoh imam Ahlus sunnah yaitu imam Ahmad bin Hanbal ketika menggugurkan ihtijaj kaum Murjiah dengan hadits jariyah. Tidak satu pun ulama salaf shaleh yang menulis kitab hadits, memasukkan hadits jariyah ke dalam bab aqidah. Bahkan imam Muslim sendiri memasukkannya ke dalam bab furu’, seandainya hadits tersebut hujjah dalam masalah aqidah niscaya Imam Muslim sudah memasukkan di awal dalam bab iman, namun ...

Sikap Seorang 'Aalim vs Sikap Seorang 'Aabid (ahli ibadah)

Gambar
  Sikap Seorang 'Aalim vs Sikap Seorang 'Aabid (ahli ibadah) فائدة) روي أن الحسن البصري وفرقدا إجتمعا على وليمة فالحسن عالم وفرقد عابد وفي الوليمة صحاف ذهب وفضة فيها الخصيف وهو جملة من التمر أما الحسن فجلس على الطعام وأما فرقد فاعتزل فجعل الحسن يأخذ الخصيف يفرغه من الصحفة ويضعه على الخبز ويأكل ثم التفت وقال يا فريقد هلا صنعت هكذا فرأى الحسن أن التفريغ ليس استعمالا بل إزالة للمنكر فجمع بفقهه بين سنة الوليمة بالأكل وجبر قلب الداعي وإزالة المنكر وتعليم الأحكام الفقهية ولهذا صغر إسمه فقال يا فريقد تعريضا بالإنكار. Diriwayatkan: Suatu ketika Imam Hasan al-bashri berkumpul/bertemu dengan syeikh farqod dalam sebuah walimah/jamuan. Imam Hasan al-bashri adalah seorang ulama sedangkan syeikh farqod adalah seorang yang gemar melakukan ibadah. Didalam tempat walimah tersebut sejumlah makanan di tempatkan pada wadah/nampan dari emas dan perak. Imam Hasan duduk dalam jamuan tersebut sedangkan syeikh farqod menghindari tempat jamuan tersebut. Imam hasan al-bashri mengambil makanan dalam wadah...